Showing posts with label Tips. Show all posts
Showing posts with label Tips. Show all posts

Thursday, May 18, 2017

Tips #RamadhanShopee: Mempersiapkan Ibadah Dengan Si Kecil di Bulan Ramadhan

Assalamualaikum..

Alhamdulillah alhamdulillah alhamdulillah.. kurang dari 2 minggu lagi kita akan kedatangan tamu istimewa.. tamu yang selalu kita nantikan tiap tahun.. Marhaban yaa Ramadhan. Beda dengan tahun tahun sebelumnya, kali ini saya memaknai Ramadhan dari sudut pandang yang berbeda. Yang biasanya kalau sudah mau puasa tuh malah atur strategi menu masakan, mulai dari menyiapkan stock bahan makanan, atau makanan matang yang tinggal manasin aja, dll.. Sekarang beda, saya malah lebih berpikir ke arah spiritualnya..telat ya? Kenapa baru sekarang buuu?? namanya juga proses.. Gimana ya caranya mengajak anak-anak untuk memperbanyak ibadah di bulan Ramadhan dan bisa ikut mencintai bulan Ramadhan. Saya sudah sering diskusi sama suami, bagaimana cara pendekatan ke anak-anak supaya bisa ikut beribadah dan rajin beribadah. Sebenarnya gk hanya pada saat Ramadhan sih, melainkan tiap hari.. Tapi mumpung momennya pas Ramadhan, jadi gpp dimulai dari sini dan mudah2an bisa seterusnya. Lalu kami pun saling berdiskusi, anak-anak tetap anak-anak. They love present! they love gift! they love rewards.. so.. strategi yang akan kami terapkan, rewards.


Nah, makanya disini saya mau share tips #RamadhanShopee yang akan saya lakukan bersama anak-anak selama bulan Ramadhan. Buat para pembaca juga jangan lupa buat upload foto dan share tips #RamadhanShopee versi kalian di Instagram dan Facebook, karena buat 8 orang pemenang terpilih akan mendapatkan HADIAH TIKET MUDIK PP GRATISS. Ini dia tips #RamadhanShopee dari saya:

Tuesday, September 27, 2016

Tips Naik Pesawat Bersama Anak

Assalamualaikum, 

Liburan sama anak-anak bukan hal yang baru untuk saya dan suami. Liburan naik pesawat bersama anak-anak juga sudah beberapa kali kami jalani dengan aman terkendali. Tapi liburan naik pesawat bersama anak-anak tanpa bantuan keluarga itu baru pertama kali kami lakukan. Kami berempat berencana liburan ke Singapura. Super happy karena Kenza sudah lama ingin ke Singapura untuk melihat patung Merlion dan Nafla sering sebut-sebut pengen ke Singapore karena ingin lihat Elmo di Universal Studios Singapore. Karena kami perginya pas weekday, jadi keluarga saya yang biasanya ikut liburan ya gak bisa ikut karena kerja kantoran gak bisa cuti. Nah, pergi berempat keluar negri ini baru pertama kalinya banget untuk kami. Saya sempat rada bingung atur strategi supaya gak terlalu rempong. Berikut tips dari saya ya: 

1. Packing list
Urusan packing, saya orangnya lumayan teliti. Supaya gak ada yang tertinggal, packing saya lakukan kurang lebih seminggu sebelum berangkat. Eitss, maksudnya bukan packing sebenarnya ya, melainkan membuat list packing masing-masing anggota keluarga. Packing list saya. suami dan anak-anak. Bahkan  biasanya saya juga sudah mengelompokan baju per look. Jadi misalnya look hari pertama siang baju putih, celana jeans dan jilbab pink bunga-bunga. Begitu pun suami dan anak-anak. Selain itu keperluan printilan anak-anak juga jangan sampai lupa. Dari mulai cemilan, susu, obat-obatan (just in case), sampai benda kesayangan mereka seperti boneka atau selimut. Soalnya kalau sampe gak kebawa bisa cranky dan susah tidur. 
2. Luggage
Nah soal luggage atau barang bawaan, sempat terjadi perdebatan sengit antara amam dan anak-anak. Anak-anak yang keukeuh pengen bawa koper masing-masing (Aa koper Iron Man dan Nafla koper Hello Kitty warna emping) beradu dengan keinginan Amam untuk bawa 1 koper besar saja yang didalamnya semua pakaian kami berempat untuk 3 hari liburan. Kenapa Amam keukeuh 1 koper besar saja? Karena kan orang dewasanya hanya berdua, kalau kebanyakan bawaan malah jadi bingung. Iya kalau bener anak-anak mau terus menerus membawa kopernya sendiri-sendiri, kalau capek? Tinggal Amam dan Apap deh jadi porter pengangkat koper, Amam angkat koper Iron Man dan Apap angkat koper Hello Kitty warna emping. Jadi bawalah se-sedikit mungkin barang bawaan, cukup 1 koper besar berisi pakaian semuanya dan 1 koper untuk di kabin berisi keperluan darurat seperti baju ganti, susu, cemilan dan lain-lain. 
3. The day
Pastikan datang maksimal 1 jam sebelum jam penerbangan agar tidak terlalu terburu-buru dalam proses check in, imigrasi dan boarding. Namanya anak kecil, mana bisa ya kaan diburu buruin, yang ada makin sengaja dilama-lamain. Ya jalan nenek-nenek lah, ya main power ranger power ranger-an lah, ya minta gendong lah.. haafftt.. Jadi datang lebih awal ke bandara akan sangat membantu supaya anak-anak tidak diburu-buru dan mood nya akan selalu baik sepanjang perjalanan. 

4. On Board
Ketika sudah dipesawat, beri penjelasan pada anak agar dapat duduk tertib dikursinya dan memasang tali pengamannya sendiri. Alhamdulillah Kenza sudah cukup mengerti dan tidak protes. Lain halnya dengan Nafla yang kerap kali menarik-narik tali pengamannya karena tidak betah. Also keep your kids busy with things! Makanya saya membawakan mereka buku gambar dan spidolnya, buku cerita, cemilan dan lain-lain supaya mereka gak bosen. Pastikan juga anak-anak dalam keadaan sehat dan prima terutama terhindar dari flu atau hidung mampet. Menderita banget deh kalo lagi flu dan hidung mampet lalu naik pesawat. Ketika sudah terbang, tekanan udara menekan telinga kita dengan hebat dan mengakibatkan sakit luar biasa, bahkan bisa menyebabkan pecahnya gendang telinga. 
Nah, saya rada khawatir karena Kenza sudah beberapa hari ini flu. Dan ketika sudah dipesawat, dia mengeluh hidungnya mampet. Kenza yang tadinya ceria pun jadi rada lesu karena sulit bernafas. Untungnya saya ingat kalau saya bawa AFRIN obat tetes hidung anak (pediatric drop) di tas saya, alhamdulillaahh.. Lalu saya teteskan AFRIN obat tetes untuk Kenza. Gak sampai 1 menit khasiatnya sudah mulai terasa oleh Kenza. Nafasnya sudah kembali lega dan dia pun tersenyum lagi. Seneng banget lah lihatnya, tadinya sudah khawatir kalau hidung mampetnya bisa berdampak kurang baik untuk telinganya. Tapi alhamdulillah setelah diteteskan AFRIN napasnya pun lega kembali. 


AFRIN juga ada yang untuk dewasanya lho, bedanya kalau yang untuk dewasa berbentuk nasal spray, jadi tidak ditetes. Cara pakainya juga mudah koq, tinggal buka penutupnya, lalu tekan yang kuat dan cepat sambil menghirup napas. Semprotkan 2-3 kali disetiap lubang hidung tiap 10-12 jam, jangan sampai melebihi dosis ya. Setelah pemakaian, jangan lupa untuk membersihkan ujung pipet atau spray nya ya. AFRIN dijual bebas di apotek-apotek besar di Indonesia, dan untuk membelinya tidak perlu resep dokter koq, asal pemakaiannya sesuai petunjuk ya. Apabila flu belum juga reda dalam 2x24 jam, langsung saja konsultasikan ke dokter. 


AFRIN pediatric drop dan nasal spray safe my family's mood. Hidung lega dalam hitungan detik dan bertahan sampai maksimal 12 jam. We're so ready for the holiday and let the adventure, begin. 

Saturday, August 22, 2015

Tips: Merawat Jilbab

Assalamualaikum,

Dulu, waktu awal-awal berjilbab.. Saya masih terlalu fokus pada gaya jilbab yang saya kenakan, trend saat itu, warna, dan lain lain. Makin kesini saya makin mengutamakan kenyamanan over anything. Jadi pemilihan bahan, model jilbab yang praktis merupakan concern saya sekarang. Tapi, ada yang sering kali dilupakan oleh wanita berjilbab, yaitu cara merawat jilbabnya. Merawat agar jilbab-jilbabnya awet dan bebas kuman. Kuman? Emang jilbab kita ada kumannya? Dear muslimah, tanpa kita sadari jilbab kita itu bisa jadi sarang kuman loh, karena kan dipakai sehari-hari dan menempel langsung dengan kepala kita. Dimana kepala kita itu mengeluarkan keringat, yang kemudian mendekam di kepala sampai seharian, ya toh?  Otomatis kuman-kuman bandel pada menempel pada jilbab kita yang kemudian karena pemakaian berulang, ya bolak balik aja nempel lagi ke kepala dan wajah kita, lalu ke jilbab, dan begitu seterusnya. 

Lalu bagaimana ya cara merawati jilbab kita agar bahannya awet dan bebas kuman? Simak tips dari saya ya:


Pertama, coba luangkan waktu untuk mencuci jilbab-jilbab kita dengan menggunakan tangan. Emang sih kadang kita terlena mencuci dengan mesin yang tinggal pencet, tunggu sampai si mesin selesai dan bernyanyi. Tapi mesin cuci hanya akan merusak bahan jilbab kita seketika. Mulailah dengan merendam jilbab di ember/ baskom terpisah dari pakaian kita. 

Kedua, untuk menghindari warna jilbab yang luntur, pisahkan antara jilbab yang bewarna terang dan warna gelap. Gak mau kan jilbab kita yang tadinya warna dusty pink tiba-tiba jadi ombre karena kelunturan jilbab yang berwarna merah, misalnya. 

Ketiga, rendam jilbab kurang lebih 15 menit didalam air yang sudah diberi deterjen. Nah kalau saya, agar selalu #100PersenYakin jilbab-jilbab bebas kuman, saya tambahkan Dettol Antiseptik Cair kedalam air rendaman. Dengan begini, kuman-kuman dijamin mati dan saya #100PersenYakin akan kebersihan jilbab saya. 

Keempat, hindari mengeringkan jilbab dimesin pengering. Cukup peras dengan tangan lalu jemur dibawah sinar matahari. Tidak perlu memakai penjepit pakaian ya, karena ada bahan jilbab tertentu yang mudah rusak, kusut atau benangnya ketarik karena dijepit. 

Yang terakhir, setelah jilbab kering kembali pilah-pilah mana jilbab yang perlu disetrika dan mana yang tidak atau panas suhu rendah. Jilbab dengan bahan satin tidak boleh disetrika terlalu panas karena bisa bolong (it happens to me, hiks). Kemudian simpan jilbab dengan dilipat atau digantung ditempat gantungan jilbab. 

Merawat jilbab dimulai dengan bagaimana cara kita mencucinya. Yuk luangkan waktu untuk merawat dan memastikan jilbab-jilbab kita bersih maksimal dan bebas kuman supaya kita #100PersenYakin! Selamat mencoba ya.