Showing posts with label Family. Show all posts
Showing posts with label Family. Show all posts

Thursday, April 26, 2018

JAPAN 2018 Part 1: Preparation


Assalamualaikum,


Masya Allah kangen banget nulis disini, udah lama kayanya gak sharing sesuatu. Nah kebetulan baru pulang liburan, dan otak kayanya masih belum mau move on dari hawa-hawanya.. langsung aja deh ditulis, siapa tahu bisa bermanfaat buat yang mungkin lagi merencanakan liburan ke Jepang juga. 

Sunday, August 13, 2017

Pakaian Bebas Kuman Bebas Bau


Assalamualaikum,

Gak tau kenapa ya.. akhir akhir ini Kenza dan Nafla lagi seneng senengnya main diluar bareng teman teman komplek.. its not a bad thing, of course.. tapi kalo pas pulang kerumah, langsung deh muka pada merah kepanasan daaann bau matahari alias bau keringat! tapi itu dulu.. udah sebulanan ini saya ganti detergen yang gak cuma membersihkan tapi juga ada anti kuman dan anti baunya!

Friday, May 26, 2017

MELBOURNE 4: City of Melbourne

Assalamualaikum, 

Melanjutkan cerita kami ketika berlibur ke Melbourne beberapa bulan yang lalu, kali ini saya akan lebih bercerita tentang kota Melbourne nya sendiri. Kota klasik dengan bangunan-bangunan kuno yang indah seperti di Eropa (belum pernah ke Eropa sih, tapi kayanya bener koq). Selain itu, Melbourne juga terkenal dengan gang-gang yang dipenuhi mural sebagai street art nya. Well, I will try to review one by one about Melbourne ya.

Thursday, May 18, 2017

Tips #RamadhanShopee: Mempersiapkan Ibadah Dengan Si Kecil di Bulan Ramadhan

Assalamualaikum..

Alhamdulillah alhamdulillah alhamdulillah.. kurang dari 2 minggu lagi kita akan kedatangan tamu istimewa.. tamu yang selalu kita nantikan tiap tahun.. Marhaban yaa Ramadhan. Beda dengan tahun tahun sebelumnya, kali ini saya memaknai Ramadhan dari sudut pandang yang berbeda. Yang biasanya kalau sudah mau puasa tuh malah atur strategi menu masakan, mulai dari menyiapkan stock bahan makanan, atau makanan matang yang tinggal manasin aja, dll.. Sekarang beda, saya malah lebih berpikir ke arah spiritualnya..telat ya? Kenapa baru sekarang buuu?? namanya juga proses.. Gimana ya caranya mengajak anak-anak untuk memperbanyak ibadah di bulan Ramadhan dan bisa ikut mencintai bulan Ramadhan. Saya sudah sering diskusi sama suami, bagaimana cara pendekatan ke anak-anak supaya bisa ikut beribadah dan rajin beribadah. Sebenarnya gk hanya pada saat Ramadhan sih, melainkan tiap hari.. Tapi mumpung momennya pas Ramadhan, jadi gpp dimulai dari sini dan mudah2an bisa seterusnya. Lalu kami pun saling berdiskusi, anak-anak tetap anak-anak. They love present! they love gift! they love rewards.. so.. strategi yang akan kami terapkan, rewards.


Nah, makanya disini saya mau share tips #RamadhanShopee yang akan saya lakukan bersama anak-anak selama bulan Ramadhan. Buat para pembaca juga jangan lupa buat upload foto dan share tips #RamadhanShopee versi kalian di Instagram dan Facebook, karena buat 8 orang pemenang terpilih akan mendapatkan HADIAH TIKET MUDIK PP GRATISS. Ini dia tips #RamadhanShopee dari saya:

Monday, April 10, 2017

MELBOURNE 3: Werribee Zoo

Assalamualaikum, 

Liburan ke Melbourne bulan lalu itu ibaratnya saya bener-bener jadi sngle fighter deh pada waktu persiapan. Mulai dari urusan tiket, penginapan, packing dan itinerary saya semua yang urusin. Maklum, suami sudah aktif ngantor 9 to 5 bahkan sering kali lebih dari itu, jadi saya gak tega mengajak dia untuk ikut serta dalam ngurusin perintilan ini. Gapapa sih, untungnya saya senang ngurusin yang begini gini apalagi untuk liburan. Tapi untungnya ada Kara yang ikut ngebantu saya dalam penyusunan itinerary, jadi saya banyak diskusi juga sama dia soal ini. Soalnya memang kami janjian mau jalan-jalanbareng selama disana, jadi Kara selaku "tuan rumah" lumayan berperan penting dalam penyusunan itinerary.


Thursday, March 23, 2017

MELBOURNE 2: Fly with AirAsia X

Assalamualaikum,

Waktu merencanakan ke Melbourne ini, saya gak terlalu sulit menentukan pilihan penerbangan sih. Memang penerbangan ke Melbourne itu banyak, tapi berhubung saya pergi berempat, tetap saja pilihnya harus yang paling murah diantara semuanya. Yaudah, langsung saja lah buka aplikasi AirAsia dari handphone dan mulai cari-cari flight to Melbourne. Memang gak ada direct flight, hampir semuanya transit dulu di Kuala Lumpur. Tapi gak masalah sih, jadi bisa skalian jalan-jalan sebentar di Kuala Lumpur. Jadi penerbangannya Jakarta - KL, lanjut KL - Melbourne.


Tuesday, March 21, 2017

High Tea at LACTOGROW Happy Wonderland

Assalamualaikum,

Ini merupakan tahun ke 3 saya menjadi bagian dari rangkaian event LACTOGROW. Setelah menggelar Nestle LACTOGROW Happy Date with Legendaddy - Happy Beach pada tahun 2015 serta Happy Date with Legendaddy - Happy Winter Land dan Happy Bubble di tahun 2016, tahun ini Nestle LACTOGROW mempersembahkan Happy Date in Happy Wonderland. Tanggal 18 Maret lalu, saya diundang  dalam blogger gathering dan peluncuran event terbaru LACTOGROW ini. Dengan tema high tea in Happy Wonderland, kami seakan masuk ke dunia Alice in the Wonderland. Dekorasi yang cantik nan gemes was like ensure us that we really in the wonderland. 

PS: **Giveaway alert! make sure you read til the end**

Saturday, March 18, 2017

Melbourne I: Pembuatan Visa Australia

Assalamualaikum, 

Selalu excited tiap kali merencanakan liburan bersama Apap dan anak-anak. Unlike the previous vacation yang biasa kami lakukan, which is gak jauh-jauh dari Bandung, Kuala Lumpur, Singapore, Kuala Lumpur lagi.. kali ini agak berbeda karena destinasi liburannya harus pakai visa. Ya, selain passport, we also need visa for this vacation. Kemanakah kita akan pergi?? Its Melbourne, Australiaaa.. yeaaayy.. 


First, why Melbourne? Sebenarnya alasan utama kami memilih Melbourne adalah karena disana ada Kara. My long distance bestfriend who have lived there for yearsss.. alasan lain adalah saya pengen banget sih ke negara yang orangnya bule bule, tapi gak yang terlalu jauh.. hehe.. So yas, untuk pengurusan visa, ada 2 options.. urus sendiri atau melalui bantuan agent. Agent disini bisa agent yang besar atau memang yang berpengalaman aja urus-urus dokumen seperti ini. Awalnya sempat berpikir untuk urus sendiri. Sudah tanya tanya juga ke Ka Fifi Alvianto perihal ini, juga baca postingan ka Fifi soal ini di blog nya. Tapi anehnya, aku mundur teratur karena ka Fifi bilang, "Make sure anak-anak anteng ya pas di kantor kedutaannya.. terus gak boleh pake handphone sama sekali selama disana" Saya mikir kan ya, kayanya hampir gak mungkin kalau saya kesana gak bawa anak-anak,soalnya dirumah gak ada yang bisa dititipin, lalu gak boleh nyalain handphone yang mana merupakan "alat" yang bisa bikin mereka anteng.. Yaudah, akhirnya saya memutuskan untuk tanya-tanya ke travel agent terdekat dari rumah saya yaitu Dwidaya Tour. 

Sebelum datang langsung ke kantor representatif Dwidaya Tour yang ada di Cinere Bellevue lt. 1, saya sempat googling dulu sih soal pembuatan visa dengan bantuan travel agent. Lalu nyangkut di blog nya Mas Ariev Rahman yang kebetulan juga pernah melakukan perjalanan ke Australia dengan bantuan Dwidaya Tour untuk pengurusan visanya. Di blog nya Mas Ariev menulis bahwa Dwidaya Tour memiliki tim screening sendiri untuk mengecek kelengkapan dokumen persyaratan visa, sehingga mereka tidak akan menyerahkan dokumen ke kedutaan apabila belum lolos screening dari tim Dwidaya sendiri. Yaa saya pikir, mudah-mudahan dengan begitu akan memperbesar kesempatan visa kita di granted kan. 

Jadi iya, diputuskan untuk menggunakan jasa Dwidaya Tour untuk urus visa. Waktu kesana, saya sama sekali belum bawa apa-apa. Hanya menanyakan persyaratannya apa saja, dan berapa biaya nya. Lalu saya dikasih 1 lembar kertas yang berisi persyaratan yang harus saya penuhi, kemudian 4 formulir pemohonan visa Australia yang sebenarnya bisa kita download dan print sendiri dari website kedutaan Australia (tapi waktu itu rada bingung yang mana formulirnya, jadinya minta ke Dwidaya aja). Untuk biayanya sendiri adalah sebesar Rp 1.750.000/ orang, harga anak dan dewasa sama saja. Sepertinya harga ini terpaut Rp 250.000 dengan kalau kita urus visa nya sendiri. Jadi kalau buat saya sih ya, sebagai ibu-ibu yang rada mager, apalagi rumah saya agak jauh di Cinere which is effort banget kalau harus urus visa sendiri ke Kuningan City, belum lagi bolak baliknya ya kan, mengurus visa dengan bantuan agent sih terbantu banget plus membuat hidup menjadi lebih mudah.. hehe.. dan yang terpenting bahwa Dwidaya memiliki tim screening sendiri yang sudah dipercaya pihak kedutaan. Saya saja beberapa kali bolak balik ke kantor Dwidaya untuk melengkapi dokumen yang kurang. Berhubung dekat, jadi ya alhamdulillah deh dijalani saja. Berikut beberapa persayaratan dokumen yang harus dilengkapi untuk pengajuan visa Australia ya: 
  1. Passport asli yang berlaku minimal 7 bulan sejak tanggal keberangkatan
  2. Pas foto berwarna terbaru ukuran 4x6 dengan backgound putih sebanyak 2 lembar
  3. Surat sponsor dari perusahaan tempat bekerja yang basically menegaskan bahwa benar suami bekerja di perusahaan tersebut dan akan kembali lagi ke Indonesia. Kalau yang punya usaha sendiri, bisa melampirkan copy SIUP/ surat ijin lainnya. 
  4. Fotokopi KTP, akta kelahiran, buku nikah dan kartu keluarga. 
  5. Fotokopi buku tabungan 3 bulan terakhir. Basically mereka mau lihat sih kestabilan keuangan kita dan make sure bahwa selama disana kita gak akan terlantar karena gak punya uang. Amannya, perorang yang akan berangkat dijamin dengan tabungan minimal Rp 50juta. Kalau yang tabungannya gak sampai segitu, bisa minta sponsor dari orang tua yang persyaratan selanjutnya akan dibantu oleh pihak Dwidaya.
  6. Isi dan tanda tangan di formulir 1419 untuk visa turis (formulir ini di provide oleh Dwidaya Tour) dan untuk formulir anak-anak, tetap diisi dan di tanda tangani oleh kedua orang tua. 
  7. Isi dan tanda tangan formulir 956 A. 
Proses pengajuan visa kurang lebih 15 hari kerja. Dan alhamdulillah, sebelum 15 hari saya sudah mendapat kabar dari pihak Dwidaya bahwa visa kami GRANTED. Yeaayyy alhamdulillah.. Sempet sakit perut juga sih pas nunggu visa diterima atau ngga, harap harap cemas banget deh. Dan ketika dikabari kalau visanya granted, itu rasanya kaya........ sembuh dari sembelit. Visa pun saya ambil di kantor Dwidaya, dan iya visa nya hanya berbentuk lembaran-lembaran kertas dan kayanya gak ada tanda-tanda ke legalannya banget. Sampai saya tanya, "ini visanya begini doang Mba? trus yang membuat ini official tuh bagian mananya?" si mbak pun menjelaskan bahwa memang seperti itu bentukannya, dan ada baiknya kalau visa ini di duplikasi dengan di foto kopi beberapa kali atau di scan lalu simpan di USB karena visanya berlaku sampai 1 tahun dengan multiple visit. Alhamdulillah, proses pengajuan visa lancar dan akhirnya di granted untuk 1 tahun kedepan. Kira kira seperti ini lah proses pembuatan visa melalui Dwidaya Tour, mudah kan ya? Tapi mungkin kapan-kapan kalau mau traveling lagi, mau coba juga sih urus sendiri, biar pengalaman juga kan. 

Wednesday, December 28, 2016

Museum Layang Layang

Assalamualaikum,
Libur tlah tiba untuk Kenza, dan liburnya pun lumayan panjaaang.. sampai tahun depan! Saya yang biasanya sehari hari antar jemput pun ngerasa ada yang kurang.. kurang keluar rumah, bikin uring-uringan pisan. That's why, saya coba membuat list kegiatan yang menyenangkan selama Kenza libur. Kegiatannya gak harus keluar rumah, ada juga yang dirumah tapi melakukan sesuatu yang berbeda dari biasanya dan belum pernah. Misalnya membuat kue, membuat slime (gagal mulu dan udah nyaris give up), bikin pizza, meronce, dan lain lain. Selain itu, kegiatan diluar rumahnya pun saya coba listing tapi bukan yang ke mal melulu. Beberapa tempat menarik sudah masuk list, yang pertama adalah Museum Layang Layang.

Friday, December 2, 2016

Colmar Tropicale: Petite France di Malaysia

Assalamualaikum,

Kayanya udah jadi rahasia umum kalau saya dan keluarga hobi banget ke Kuala Lumpur, Malaysia. Bahkan teman-teman dekat kami sering bilang Malaysia udah kaya second hometown buat saya dan keluarga. Banyak juga yang menanyakan, "emang di Malaysia enak apanya? Bukannya sama aja kaya di Jakarta? Mainnya kemana?" Yaa bingung juga sih jawabnya, karena emang kalau ke Malaysia sering mainnya ke mal.. yang bikin kangen Malaysia itu suasananya, kaya ada sesuatu yang gak bisa terlupakan.. maklum, dulu pas baru-baru nikah kan saya dan suami tinggal disana, jadi banyak banget kenangan indah.. asikk.. Tahun ini berkesempatan lagi untuk balik kampung ke KL.. kali ini, pengen mengunjungi tempat yg belum pernah kami kunjungi sebelumnya. Yang sudah-sudah, tiap ke Malaysia pasti kami ke Genting atau Sunway. Genting karena ada 1 restoran yang makanannya emang enak banget, baca reviewnya disini. Sunway simply because I used to live there, jadi suka nostalgia sambil ngewirid mudah-mudahan bisa kembali tinggal disana lagi bersama keluarga, aamiin.. Nah, pernah lihat updatean teman di social medianya, tentang satu tempat di Malaysia yang menyerupai Eropa. Karena penasaran, akhirnya googling deh, "kampung Eropa di Malaysia".


Tuesday, November 22, 2016

Universal Studios Singapore

Assalamualaikum, 

Another fun story from us while in Singapore, that we went to Universal Studios Singapore. Sebenarnya bukan kali pertama saya dan suami kesini, karena dulu sudah pernah kesini sekali yaitu setelah nikah. Pas lagi honeymoon, pas masih hot-hot nya, pas masih romansa diudara, pas badan masih pada tipis.. nah sekarang kami berkesempatan kesini lagi melalui undangan dari Singapore Tourism Board, bersama anak-anak. What a luck, alhamdulillah.



Inget kan kisah saya sebelumnya, yang mana stroller dengan cerdasnya ketinggalan di Jakarta. Tadinya mau di setrong-setrong in aja tuh, ke USS tanpa stroller karena menurut keterangan seorang teman, di USS ada tempat penyewaan baby stroller. Tapi untungnya saya memutuskan untuk beli stroller semalam sebelumnya dan keputusan itu pun tepat saudara saudara. Berangkat dari hotel sekitar pukul 9 pagi, kami yang tadinya mau naik MRT menuju kawasan Sentosa akhirnya mengurungkan niat itu dan akhirnya langsung naik UberTaxi saja menuju Universal Studios. Oiya, pas di Singapore, saya lebih sering menggunakan transportasi Uber dibandingkan taxi atau MRT. Alasannya sih karena lebih praktis dan pembayaran langsung pakai kartu kredit, jadi uang gk berasa abis untuk bayar taksi, walaupun pas pulang ke Indonesia lalu lihat tagihan ya sama saja, shock.. hahaha.. anyway, sesampainya di Sentosa, well kawasannya kan ya guede yaa.. jadi jalan dari tempat turun taksi sampai ke Universal Studios tuh lumayan bingiitt.. ya alhamdulillahnya sudah ada stroller, jadi anak-anak lumayan bisa menghemat energinya lah.

Wednesday, October 26, 2016

Singapore Day 1

Assalamualaikum, 

Finally I got chance to write again, after... yaa gitu deh.. banyak aja gitu halangannya kalau mau nulis di blog tuh. Yang paling sering sih terhalang oleh empuknya kasur dan pewenya posisi senderan selonjoran, alias too mager to do things. Well anyway, kalau yang udah lihat postingan di instagram saya, saya sempat memposting beberapa foto ketika saya dan keluarga liburan ke Singapore beberapa minggu yang lalu. It was such a nice yet roller coaster trip for us. Kenapa ya kira-kira? Baca deh persiapan traveling bareng anak-anak disini. Nah, udah mah persiapan segitu rempongnya, tapi pas hari H ada aja yang missed. Berhubung kita flight pagi, jadi emang agak grabag grubug dibuatnya. Check list yang sudah saya buat juga entah nyempil dimana, yang keinget pada waktu itu cuma passport dan koper aja. Pas diperjalan dan sudah mau sampai bandara, baru deh saya ingat 1 item yang cukup crucial untuk traveling with kids, apa coba?

Monday, October 17, 2016

Booking Hotel dengan Zen Rooms

Assalamualaikum,


Traveling bersama anak-anak itu selalu menyenangkan pluusss merepotkan, mungkin ini wujud konkrit dari repot bahagia ya. Mulai dari booking tiket pesawat, hotel, dan aktivitas selama berlibur. Not forget to mention the packing part ya.. yang gak kalah rempongnya.. hehe.. Saya ada cerita sedikit nih dari perjalanan kami terakhir beberapa minggu lalu ke Singapura. It was the first time for us traveling just the four of us. Karena biasanya kami traveling bersama keluarga besar dan belum pernah tuh berempat saja. Jadi benar-benar segala sesuatunya kami arrange sendiri, termasuk booking hotel. My main concern untuk kamar hotel selama kai liburan adalah yang bersih, luas dan murah. Teteuup yaa ibu ibu carinya kalo bisa yang murah dong, karena kan budgetnya harus dialokasikan ke mana mana supaya liburan tetap menyenangkan.  


Nah, cari-cari hotel yang sesuai kriteria kami kemarin tuh agak sulit. Alhamdulillah seorang teman merekomendasikan saya untuk coba booking via Zen Rooms. Awalnya saya agak bingung, apa sih Zen Rooms? Jadi Zen Rooms adalah pengelola kamar-kamar pilihan berkualitas dengan harga hemat. ZenRooms ada di beberapa negara yaitu Indonesia, Singapura, Thailand, Srilanka, Filiphina hingga Brazil. Pilihan kamarnya pun banyak dan beragam bisa disesuaikan dengan kebutuhan kita, dan tentunya harganya hemat dong.

Akhirnya saya menemukan hotel yang sesuai dengan kriteria yang keluarga saya inginkan untuk berlibur di Singapura. Kamar yang luas, lokasi yang strategis dan kamar yang terjamin kebersihannya. Pokoknya semua kamar di Zen Rooms itu terjamin kebersihannya karena melalui proses seleksi yang ketat dari tim Zen Rooms, so do not need to worry about the cleanliness of your room once you booked via Zen Rooms deh. Soal harga, dijamin hemat dan jujur. Efisiensi yang dilakukan oleh Zen Rooms yang akhirnya bisa membuat harga kamar yang kita booking lebih murah 20 hingga 40% lho, lumayan banget kan. Budget yang tadinya 100, bisa dipotong sampai 40% dan dialokasikan ke pos liburan yang berbeda. Asiknya lagi, sampai dikamar kita disambut dengan merchandise khas Zen Rooms, jadi gak kaya nginep di hotel biasa, they treat us differently.. Special. Pokonya happy banget bisa liburan sama anak-anak dan dapet kamar yang sesuai dengan kriteria kami melalui Zen Rooms.  


Since liburan akhir tahun sudah hampir didepan mata, gak ada salahnya kan booking hotel dari sekarang, supaya bisa tetap menikmati liburan akhir tahun bersama yang tersayang dengan harga kamar hotel yang masih budget friendly. Yuk cusss booking kamar pilihanmu di Zen Rooms. 

Tuesday, September 27, 2016

Tips Naik Pesawat Bersama Anak

Assalamualaikum, 

Liburan sama anak-anak bukan hal yang baru untuk saya dan suami. Liburan naik pesawat bersama anak-anak juga sudah beberapa kali kami jalani dengan aman terkendali. Tapi liburan naik pesawat bersama anak-anak tanpa bantuan keluarga itu baru pertama kali kami lakukan. Kami berempat berencana liburan ke Singapura. Super happy karena Kenza sudah lama ingin ke Singapura untuk melihat patung Merlion dan Nafla sering sebut-sebut pengen ke Singapore karena ingin lihat Elmo di Universal Studios Singapore. Karena kami perginya pas weekday, jadi keluarga saya yang biasanya ikut liburan ya gak bisa ikut karena kerja kantoran gak bisa cuti. Nah, pergi berempat keluar negri ini baru pertama kalinya banget untuk kami. Saya sempat rada bingung atur strategi supaya gak terlalu rempong. Berikut tips dari saya ya: 

1. Packing list
Urusan packing, saya orangnya lumayan teliti. Supaya gak ada yang tertinggal, packing saya lakukan kurang lebih seminggu sebelum berangkat. Eitss, maksudnya bukan packing sebenarnya ya, melainkan membuat list packing masing-masing anggota keluarga. Packing list saya. suami dan anak-anak. Bahkan  biasanya saya juga sudah mengelompokan baju per look. Jadi misalnya look hari pertama siang baju putih, celana jeans dan jilbab pink bunga-bunga. Begitu pun suami dan anak-anak. Selain itu keperluan printilan anak-anak juga jangan sampai lupa. Dari mulai cemilan, susu, obat-obatan (just in case), sampai benda kesayangan mereka seperti boneka atau selimut. Soalnya kalau sampe gak kebawa bisa cranky dan susah tidur. 
2. Luggage
Nah soal luggage atau barang bawaan, sempat terjadi perdebatan sengit antara amam dan anak-anak. Anak-anak yang keukeuh pengen bawa koper masing-masing (Aa koper Iron Man dan Nafla koper Hello Kitty warna emping) beradu dengan keinginan Amam untuk bawa 1 koper besar saja yang didalamnya semua pakaian kami berempat untuk 3 hari liburan. Kenapa Amam keukeuh 1 koper besar saja? Karena kan orang dewasanya hanya berdua, kalau kebanyakan bawaan malah jadi bingung. Iya kalau bener anak-anak mau terus menerus membawa kopernya sendiri-sendiri, kalau capek? Tinggal Amam dan Apap deh jadi porter pengangkat koper, Amam angkat koper Iron Man dan Apap angkat koper Hello Kitty warna emping. Jadi bawalah se-sedikit mungkin barang bawaan, cukup 1 koper besar berisi pakaian semuanya dan 1 koper untuk di kabin berisi keperluan darurat seperti baju ganti, susu, cemilan dan lain-lain. 
3. The day
Pastikan datang maksimal 1 jam sebelum jam penerbangan agar tidak terlalu terburu-buru dalam proses check in, imigrasi dan boarding. Namanya anak kecil, mana bisa ya kaan diburu buruin, yang ada makin sengaja dilama-lamain. Ya jalan nenek-nenek lah, ya main power ranger power ranger-an lah, ya minta gendong lah.. haafftt.. Jadi datang lebih awal ke bandara akan sangat membantu supaya anak-anak tidak diburu-buru dan mood nya akan selalu baik sepanjang perjalanan. 

4. On Board
Ketika sudah dipesawat, beri penjelasan pada anak agar dapat duduk tertib dikursinya dan memasang tali pengamannya sendiri. Alhamdulillah Kenza sudah cukup mengerti dan tidak protes. Lain halnya dengan Nafla yang kerap kali menarik-narik tali pengamannya karena tidak betah. Also keep your kids busy with things! Makanya saya membawakan mereka buku gambar dan spidolnya, buku cerita, cemilan dan lain-lain supaya mereka gak bosen. Pastikan juga anak-anak dalam keadaan sehat dan prima terutama terhindar dari flu atau hidung mampet. Menderita banget deh kalo lagi flu dan hidung mampet lalu naik pesawat. Ketika sudah terbang, tekanan udara menekan telinga kita dengan hebat dan mengakibatkan sakit luar biasa, bahkan bisa menyebabkan pecahnya gendang telinga. 
Nah, saya rada khawatir karena Kenza sudah beberapa hari ini flu. Dan ketika sudah dipesawat, dia mengeluh hidungnya mampet. Kenza yang tadinya ceria pun jadi rada lesu karena sulit bernafas. Untungnya saya ingat kalau saya bawa AFRIN obat tetes hidung anak (pediatric drop) di tas saya, alhamdulillaahh.. Lalu saya teteskan AFRIN obat tetes untuk Kenza. Gak sampai 1 menit khasiatnya sudah mulai terasa oleh Kenza. Nafasnya sudah kembali lega dan dia pun tersenyum lagi. Seneng banget lah lihatnya, tadinya sudah khawatir kalau hidung mampetnya bisa berdampak kurang baik untuk telinganya. Tapi alhamdulillah setelah diteteskan AFRIN napasnya pun lega kembali. 


AFRIN juga ada yang untuk dewasanya lho, bedanya kalau yang untuk dewasa berbentuk nasal spray, jadi tidak ditetes. Cara pakainya juga mudah koq, tinggal buka penutupnya, lalu tekan yang kuat dan cepat sambil menghirup napas. Semprotkan 2-3 kali disetiap lubang hidung tiap 10-12 jam, jangan sampai melebihi dosis ya. Setelah pemakaian, jangan lupa untuk membersihkan ujung pipet atau spray nya ya. AFRIN dijual bebas di apotek-apotek besar di Indonesia, dan untuk membelinya tidak perlu resep dokter koq, asal pemakaiannya sesuai petunjuk ya. Apabila flu belum juga reda dalam 2x24 jam, langsung saja konsultasikan ke dokter. 


AFRIN pediatric drop dan nasal spray safe my family's mood. Hidung lega dalam hitungan detik dan bertahan sampai maksimal 12 jam. We're so ready for the holiday and let the adventure, begin. 

Thursday, September 1, 2016

Hari Pertama Kenza Masuk TK

Assalamualaikum,

Alhamdulillah sekarang Kenza anak sulungku sudah masuk TK A. Never thought that drive our kids to school on their first day could be so nerve wrecking. Excited, haru, deg-degan, senewen macet dan lain sebagainya tercampur jadi satu di dada ini. Namanya hari pertama masuk sekolah tuh selalu unpredictable. Dimulai dari ketika si anak bangun tidur di pagi hari, bagaimana mood nya. Lalu ketika disuruh sarapan, semangat atau ngga? atau malah bikin jengkel? Kemudian pas disuruh mandi, bagaimana reaksinya.. apakah senang, kabur, ngamuk, lalalala. Dan masih banyak step-step berikutnya sehingga sampai ke sekolah.

Well. untuk cerita Kenza kali ini, alhamdulillah dari tahap bangun tidur sampai mandi aman terkendali. Kenza sangat excited dengan gedung baru sekolahnya dan ingin pakai seragam baru yang mana sudah dia coba-coba dari sejak baru beli, saking gak sabarnya pengen pakai seragam baru. Amam pun senang sekali dengan semangat yang ditunjukan Kenza. Waktu itu memang kami berangkat agak mepet. Dijalan pun karena memang mostly hari pertama untuk banyak siswa, jadi traffic pun jam sana sini. Alhamdulillah Kenza gak kebawa suasana hectic dan senewen ibunya. Dimobil dia tetap ceria and feels excited about going to school and meet new friends.


Sesampainya di sekolah, emang kita sampainya agak mepet dengan jam masuk. Alhasil suasana sudah chaos bin riweuh banget disekolah. Aa tipe anak yang gak terlalu suka suasana ribut, rame, riweuh gitu. He needs more time to adapt to it. Jadi dia mulai agak diem dan gak mau lepasin genggaman tangan amamnya. Matanya pun mulai berkaca kaca takut ditinggal Amam. Well, alhasil pas acara perkenalan, nyanyi-nyanyi dan sebagainya pun ditemenin deh sama Amam. Saya cuma mau benar benar menjaga mood nya supaya gak berantakan di hari pertamanya, jadi saya turutin aja apa kemauannya. Toh salah saya juga sih datangnya mepet, harusnya lebih pagi agar si anak bisa beradaptasi dulu. 



Setelah acara perkenalan di aula, anak-anak dipersilahkan masuk ke kelas masing-masing. Nah, disini Aa sudah mulai percaya diri dan gak terlalu demanding sama Amamnya. Dia dengan pede masuk ke kelas bersama teman-temannya dan pilih tempat duduk yang dia suka, gambar pesawat. Lalu pas waktunya makan, he excitedly ambil sendiri bekalnya dan super happy dengan bekal yang Amam siapkan untuk hari pertamanya sekolah, he's favorite, spagetti! Senyum dari bibirnya langsung menyeruak dan I saw sparks in his eyes. Saya melihat semangat dan dia pun mulai berinteraksi dengan teman sebelahnya memamerkan bekalnya. Lucuuu liatnya, never thought that simple dish can makes him so happy. Saya mulai terharu melihat Aa dan sudah mandiri, menyiapkan makan dan makan sendiri. Membersihkan yang berantakan dimejanya dan buang ke tempat sampah tanpa diminta. Hebat betul ya Aa, sudah jadi kaka TK sih sekarang, jadi sudah lebih mandiri ya A. 









Mudah-mudahan Kenza bisa selalu menjadi anak yang sholeh, berbakti kepada orang tua dan selalu ingat Allah disetiap apapun yang akan Kenza lakukan. Kisah hari pertama TK ini Amam post agar suatu saat ketika Kenza sudah besar, Kenza bisa baca dan lihat fotonya. And make this memory memorable.. spagetti on your first day as kindergarten kiddo yaa A.. 

Oiya, tips untuk hari pertama sekolah: 
1. Jaga mood anak agar tetap baik sejak bangun tidur sampai berangkat sekolah
2. Tanya padanya mau dibawakan bekal apa, agar dia excited dan merasa involve dihari pertamanya
3. Datang lebih awal ke sekolah, agar anak dapat beradaptasi dan eksplor suasana/ lingkungan sekolah
4. Support apapun yang si anak lakukan, and give credit to every little things that they did

Monday, August 1, 2016

Nafla Turns Two

Assalamualaikum,

Alhamdulillah tanggal 7 Juli kemarin Nafla genap berumur dua tahun. Selalu menyenangkan mengamati pertumbuhan anak dari hari ke hari. Nafla yang tadinya cenderung pendiam sekarang jadi super cerewet sampai sering kali Amam dan Apapnya kewalahan untuk menanggapi kebawelannya. Yang ada kita cuma liat-liatan sambil senyum dan menggelengkan kepala, gak lupa main tunjuk-tunjukan, "Anak Apap tuh.. bawel.." "Yee.. anak Amam tuh.. persis bawelnya.." sssttt.. Sebut saja keduanya, kalem. Gak seperti ulang tahunnya yang pertama, ulang tahun yang kedua kali ini lebih intimate dan sederhana tanpa perayaan apapun. Hanya dirumah neneknya Nafla, berdoa, bernyanyi dan tiup lilin. Kue pun baru dipesan 3 hari sebelumnya, dadakan banget. Sebenarnya tadinya tuh gak ada rencana pesan kue customize karena kan ultah Nafla bersamaan dengan hari lebaran, jadi kami pikir tidak mungkin ada toko kue yang menerima pesanan kue customize. Tapi dasar memang cinta seorang nenek melebihi apapun ya, Ibu saya usaha banget untuk minta tolong salah satu kerabatnya yang memang owner salah satu bakery di Citos untuk membuatkan kue tema Elmo untuk ultah Nafla dan alhamdulillah, Nafla senang sekali bisa tiup kue Elmo dihari ulang tahunnya yang ke 2. 




Tidak banyak doa yang bisa Amam sampaikan disini, tapi Amam selalu minta kepada Allah agar Nafla menjadi anak yang sholehah, bageur, takut sama Allah, nurut Amam Apap, sayang Amam Apap, menjadi cahaya untuk keluarga, pintar, cerdas, dapat meraih cita-cita yang diinginkan dan menjadi apapun yang diridhoi Allah SWT. Dede Apel anak yang ceria, lucu, menggemaskan.. Mudah-mudahan diberi umur yang barokah, rejeki yang barokah, bahagia dunia akhirat, lahir bathin.. 

Kalau sekarang Nafla lagi baca tulisan Amam, ketahuilah kalau Amam sayang banget sama Nafla sampai kapan pun. Mudah-mudahan Nafla menjadi seorang muslimah yang kaffah, yang tidak tergoda dengan pergaulan kurang baik. Semoga Nafla selalu ingat Allah disetiap hal yang Nafla lakukan ya sayang. Dan iya, dulu dede Apel pipinya tembeemm sekali seperti difoto ini.. Cantikk.. Mudah-mudahan pas Nafla baca ini, bacanya sama Amam ya Nak.. yakinlah Amam selalu ada didekat Nafla.. 

Wednesday, June 29, 2016

Kids Activity: Membuat Playdough

Assalamualaikum,

Pasti saya bukan satu-satunya Ibu yang hampir tiap minggu membelikan anak-anak mainan play dough kaann? Udah gitu, cuma selang beberapa jam setelah dibelikan, itu play dough sudah terpencar dimana-mana atau warnanya udah jadi marble alias campur aduk gak jelas. Giliran mau dimainin lagi, play dough nya ntah itu sudah keras atau sudah kebuang kemana gak tau. Kalau ada yang senasib, yessss I'm not aloneeee.. Saking senengnya anak-anak mainan Play Dough, akhirnya saya dan apapnya memutuskan untuk ajak Aa dan Nafla membuat sendiri play dough dengan panduan dari video di Youtube. Dan karena ingin berbagi dengan teman-teman lainnya, Aa pun mau membuat video tutorial ceritanya.. jadi, inilah video Aa dan Nafla ketika membuat play dough bersama..

Monday, May 23, 2016

Review: Royal Tulip Hotel, Gunung Geulis Bogor

Assalamualaikum,

Melanjutkan postingan saya sebelumnya ketika booking hotel via MisterAladin.com, saya memilih untuk stay di kota yang dekat-dekat saja. Berhubung 2 minggu lalu sudah ke Bandung jadi kami memilih kota terdekat lainnya yaitu, Bogor. Tadinya bingung mau pilih hotel apa di Bogor, lalu sahabat saya Ola yang kebetulan juga mau berlibur ke Bogor menyarankan untuk coba hotel Royal Tulip, Gunung Geulis Bogor. Pas saya googling, langsung tertarik karena hotelnya kelihatannya bagus dan asri. Saya pun booked kamar tipe studio karena mencari kamar yang ada bath tubnya, soalnya anak-anak saya tipe yang kurang suka kolam renang tapi menggemari berendem di bath tub pakai bubble bath. Waktu itu ada promo si MisterAladin, kamar studio yang tadinya sekitar 2juta jadi hanya 1,5juta. 

Sebelum ke hotel kami sempat kulineran dulu di Bogor, karena awalnya kami kira hotel ini letaknya di Bogor kota. Salah kami sih, tidak lihat map dulu tapi mengandalkan insting yang ternyata salah. Lalu dari Bogor kami meminta bantuan Waze untuk memandu perjalanan kami menuju hotel. Karena selama ini kinerja Waze belum pernah mengecewakan, jadi yasudah kami nurut saja dengan petunjuk dari aplikasi tersebut. Dari Bogor kami diarahkan ke jalan alternatif gadog, yaitu lewat kampung-kampung dan jalan kecil. Rupanya itu jalan alternatif menuju puncak. Anehnya, di map waze ada notifikasi bahwa kami sudah sampai ditujuan. Clingak clinguk, nyampe oppppoooo.. orang masih dihutan hutan begini. Ola juga yang ada dibelakang kami (karena kami konvoy) kebingungan karena waze nya dia juga menunjukan arah yang sama. Akhirnya, tinggalkan waze dan kami mulai bertanya ke penduduk sekitar. Ternyata memang malu bertanya sesat dijalan, jangan 100% mengandalkan di Waze deh. Setelah tanya sana sini, akhirnya sampai dijalan besar. Ternyataaa, jauh lebih mudah kalau lewat ciawi lalu gadog (arah ke puncak) lalu belok ke kiri arah pasir angin. Belokannya masih sekitar 500 m sebelum Cimory riverside, jadi letak hotel ini masih dibawah. Ikuti saja jalan pasir angin, banyak petunjuk jalan mengarah ke Royal Tulip Hotel, jadi kita tinggal mengikuti arah petunjuknya saja. Perjalanannya memang agak berliku dan naik turun, ya demi pemandangan indah nan elok, perjalanan terjal pun kulalui. Tapi ini gak terjal koq, jalanannya sudah di aspal baguss. 

Alhamdulillah sampai juga di hotelnya.. dari luar terlihat hotelnya besaaarr dan bagusss sekali. Pelayanan di receptionist juga cepat dan ramah. Jadi dari proses check in sampai akhirnya masuk kamar tidak memakan waktu lama. Hanya saja yang agak bikin kaget adalah deposit yang diminta untuk 1 hari menginap adalah sebesar Rp 500.000,- atau open card untuk credit card. Karena pada saat itu saya gak bawa cash yang cukup, lalu pas coba pakai kartu kredit Apap juga ternyata tidak bisa (blon bayar kali dese), akhirnya mereka tidak memaksakan untuk deposit, hanya saja nanti kalau ada room service langsung dibayarkan cash. And then we went to our room yang terletak di lantai 6, lobby is on 5th floor so it was just one floor above dan adalah lantai paling atas dari hotel ini. Pas sampai di kamar, alhamdulillah we get the hill view. Jadi ada 2 tipe kamar kalau dari viewnya, yang pool dan hill view. Jadi dari kamar kami bisa langsung melihat pemandangan bukit yang indah dan hijau, Masya Allah. Anak-anak juga langsung excited waktu lihat bath tubnya dan gak sabar untuk berendam. Pas saya nyalakan keran bath tub dan menampung air untuk anak-anak berendam, kelihatan ada bocor dari bawah bath tubnya. Seletah memanggil teknisi, ternyata bath tub bocor dan akhirnya kami dipindahkan ke kamar lain dengan tipe yang sama. Untung belum bongkar bongkar dan belum terlalu pewe pada saat itu, jadi ketika dipindah masih felt okay about it. Dikamar kedua, saya langsung menyalakan keran bath tub untuk nampung air sekaligus cek apakah bath tubnya bocor atau tidak. Alhamdulillah tidak ada kebocoran, namun airnya terlihat agak keruh menguning. Jadi lagi-lagi saya terpaksa complain mengenai ini, lalu pihak hotel meminta maaf dan menyesal karena saya lagi-lagi harus pindah kamar. Tapi kali ini, sebagai permintaan maaf akhirnya kamar kami pun di upgrade. Dari yang semula tipe Studio menjadi tipe Junior Suite. Alhamdulillah rejeki dari Allah bisa datang dari mana saja dan dengan cara yang dikehendaki-Nya. Gak nyangka yang tadinya merupakan kemalangan bisa menjadi keberuntungan ya.