Showing posts with label Kenza. Show all posts
Showing posts with label Kenza. Show all posts

Monday, August 28, 2017

Outdoor Playdate with ELC

Assalamualaikum,

Moms, suka ngerasa gak sih kalau anak-anak kita kurang aktivitas di luar ruangan (outdoor)? Coba deh bandingin dengan masa kecil kita dulu, kayanya dulu lebih banyak aktivitas terutama permainan yang kita lakukan diluar ruangan (outdoor). Dan ngerasa juga ga Moms kalau anak-anak cenderung jadi gampang sakit, apa itu karena jarang kena sinar matahari? Kalau saya jujur ya, emang agak jarang ngajak anak-anak main di outdoor karena takut mereka kepanasan. Padahal mah itu alasan saya saja, yang gak mau kepanasan. Jadi paling ujung-ujungnya cuma ngajak anak-anak main di kamar, ya main Lego, atau mewarnai, dan lain-lain. Saya juga sangat meminimalisir penggunaan gadget untuk anak-anak. Paling mereka bisa main gadget pada saat makan, yang mana sekarang sudah saya tarik juga pelan-pelan dan alihkan mereka ke kegiatan lain. Selain itu, saya masih agak kagok dengan jenis permainan apa saja yang harus saya siapkan untuk anak-anak disaat bermain outdoor.

Saturday, June 3, 2017

Ramadhan Dancow FortiGro: Siap Puasa Pertama

Assalamualaikum, 

Marhaban yaa Ramadhan, bulan yang selalu dinantikan akhirnya datang juga. Ramadhan kali ini terasa berbeda, kenapa berbeda? Pertama, in sya Allah makin kesini saya makin sadar bahwa sebagai hamba, saya harus terus meningkatkan kualitas keimanan dan ketaqwaan saya kepada Allah SWT. Kedua, alhamdulillah dirumah ada si mbak yang pinter masak jadi saya bisa lebih santai di jam menjelang buka puasa dan sahur. Ketiga, Kenza in syaa Allah tahun ini menginjak usia 5 tahun, makin besar, makin pintar dan juga makin banyak PR saya untuk lebih mengenalkan Kenza kepada Allah dan agama Islam. Bulan Ramadhan ini saya rasa waktu yang tepat untuk mulai mengenalkan Kenza pada puasa. Alhamdulillah, beberapa minggu lalu tepatnya sebelum puasa, saya dan Kenza diundang oleh Dancow FortiGro ke acara gathering menjelang Ramadhan bertajuk "Puasa Pertama? Aku Siap!". 

Thursday, May 18, 2017

Tips #RamadhanShopee: Mempersiapkan Ibadah Dengan Si Kecil di Bulan Ramadhan

Assalamualaikum..

Alhamdulillah alhamdulillah alhamdulillah.. kurang dari 2 minggu lagi kita akan kedatangan tamu istimewa.. tamu yang selalu kita nantikan tiap tahun.. Marhaban yaa Ramadhan. Beda dengan tahun tahun sebelumnya, kali ini saya memaknai Ramadhan dari sudut pandang yang berbeda. Yang biasanya kalau sudah mau puasa tuh malah atur strategi menu masakan, mulai dari menyiapkan stock bahan makanan, atau makanan matang yang tinggal manasin aja, dll.. Sekarang beda, saya malah lebih berpikir ke arah spiritualnya..telat ya? Kenapa baru sekarang buuu?? namanya juga proses.. Gimana ya caranya mengajak anak-anak untuk memperbanyak ibadah di bulan Ramadhan dan bisa ikut mencintai bulan Ramadhan. Saya sudah sering diskusi sama suami, bagaimana cara pendekatan ke anak-anak supaya bisa ikut beribadah dan rajin beribadah. Sebenarnya gk hanya pada saat Ramadhan sih, melainkan tiap hari.. Tapi mumpung momennya pas Ramadhan, jadi gpp dimulai dari sini dan mudah2an bisa seterusnya. Lalu kami pun saling berdiskusi, anak-anak tetap anak-anak. They love present! they love gift! they love rewards.. so.. strategi yang akan kami terapkan, rewards.


Nah, makanya disini saya mau share tips #RamadhanShopee yang akan saya lakukan bersama anak-anak selama bulan Ramadhan. Buat para pembaca juga jangan lupa buat upload foto dan share tips #RamadhanShopee versi kalian di Instagram dan Facebook, karena buat 8 orang pemenang terpilih akan mendapatkan HADIAH TIKET MUDIK PP GRATISS. Ini dia tips #RamadhanShopee dari saya:

Wednesday, December 28, 2016

Museum Layang Layang

Assalamualaikum,
Libur tlah tiba untuk Kenza, dan liburnya pun lumayan panjaaang.. sampai tahun depan! Saya yang biasanya sehari hari antar jemput pun ngerasa ada yang kurang.. kurang keluar rumah, bikin uring-uringan pisan. That's why, saya coba membuat list kegiatan yang menyenangkan selama Kenza libur. Kegiatannya gak harus keluar rumah, ada juga yang dirumah tapi melakukan sesuatu yang berbeda dari biasanya dan belum pernah. Misalnya membuat kue, membuat slime (gagal mulu dan udah nyaris give up), bikin pizza, meronce, dan lain lain. Selain itu, kegiatan diluar rumahnya pun saya coba listing tapi bukan yang ke mal melulu. Beberapa tempat menarik sudah masuk list, yang pertama adalah Museum Layang Layang.

Sunday, September 25, 2016

Love Note From Amam: Kenza 4 Tahun

Assalamualaikum, 

Tepat tanggal 19 September kemarin, Kenza berusia 4 tahun. Banyak hal yang bisa diupdate mengenai Kenza. Amazingly, he grew up to be a very smart boy. Not only smart, he is soooooo critical with his surrounding. And I guess he's one of the most caring kid I ever known. Untuk anak seusianya, Kenza tergolong yang sangat perhatian. Dia memperhatikan every detail of his surrounding, mau itu di sekolah, di rumah, di jalan raya, di mana pun deh pokonya. He seems not taking attention tapi dia ternyata merekam semua yang dia lihat dan dengar di memory nya. Sampai akhirnya dia menyampaikan lagi ke saya. Contoh kecil saja, Kenza selalu tahu siapa temannya yang tidak masuk sekolah dan kenapa dia tidak masuk, Kenza juga ingat banget sama kejadian yang sudah lampau sampai ke detail terkecil seperti Amam pakai baju apa saat itu. He loooves to sing! alhamdulillah Kenza saya masukkan sekolah Islam yang mana nyanyiannya tentu dengan nuansa islami. Tiap pulnag sekolah pasti ada lagu baru yang Kenza ajarkan ke Amam dan Apap bahkan adiknya. 

Tahun ini giliran Kenza merayakan ulang tahun bersama teman-temannya di sekolah. Pas ditanya mau tema apa untuk ulang tahunnya yang ke 4 ini, Kenza pun dengan excited menjawab, "Marvel!!". Jadi all about Iron Man, Captain America, Hulk dan kawan kawannya. Although Kenza tidak menonton film-film tersebut sama sekali, tapi tetap yaa ter influence juga dari lingkungannya, gapapa deh ya A.. I always excited in designing birthday theme for my kiddos. And luckily I have vendors yang memang sudah terpercaya and it makes my work even easier and funner! 

Jadi apa saja yang saya siapkan untuk ultah Aa di sekolah? Here you go:

Thursday, September 1, 2016

Hari Pertama Kenza Masuk TK

Assalamualaikum,

Alhamdulillah sekarang Kenza anak sulungku sudah masuk TK A. Never thought that drive our kids to school on their first day could be so nerve wrecking. Excited, haru, deg-degan, senewen macet dan lain sebagainya tercampur jadi satu di dada ini. Namanya hari pertama masuk sekolah tuh selalu unpredictable. Dimulai dari ketika si anak bangun tidur di pagi hari, bagaimana mood nya. Lalu ketika disuruh sarapan, semangat atau ngga? atau malah bikin jengkel? Kemudian pas disuruh mandi, bagaimana reaksinya.. apakah senang, kabur, ngamuk, lalalala. Dan masih banyak step-step berikutnya sehingga sampai ke sekolah.

Well. untuk cerita Kenza kali ini, alhamdulillah dari tahap bangun tidur sampai mandi aman terkendali. Kenza sangat excited dengan gedung baru sekolahnya dan ingin pakai seragam baru yang mana sudah dia coba-coba dari sejak baru beli, saking gak sabarnya pengen pakai seragam baru. Amam pun senang sekali dengan semangat yang ditunjukan Kenza. Waktu itu memang kami berangkat agak mepet. Dijalan pun karena memang mostly hari pertama untuk banyak siswa, jadi traffic pun jam sana sini. Alhamdulillah Kenza gak kebawa suasana hectic dan senewen ibunya. Dimobil dia tetap ceria and feels excited about going to school and meet new friends.


Sesampainya di sekolah, emang kita sampainya agak mepet dengan jam masuk. Alhasil suasana sudah chaos bin riweuh banget disekolah. Aa tipe anak yang gak terlalu suka suasana ribut, rame, riweuh gitu. He needs more time to adapt to it. Jadi dia mulai agak diem dan gak mau lepasin genggaman tangan amamnya. Matanya pun mulai berkaca kaca takut ditinggal Amam. Well, alhasil pas acara perkenalan, nyanyi-nyanyi dan sebagainya pun ditemenin deh sama Amam. Saya cuma mau benar benar menjaga mood nya supaya gak berantakan di hari pertamanya, jadi saya turutin aja apa kemauannya. Toh salah saya juga sih datangnya mepet, harusnya lebih pagi agar si anak bisa beradaptasi dulu. 



Setelah acara perkenalan di aula, anak-anak dipersilahkan masuk ke kelas masing-masing. Nah, disini Aa sudah mulai percaya diri dan gak terlalu demanding sama Amamnya. Dia dengan pede masuk ke kelas bersama teman-temannya dan pilih tempat duduk yang dia suka, gambar pesawat. Lalu pas waktunya makan, he excitedly ambil sendiri bekalnya dan super happy dengan bekal yang Amam siapkan untuk hari pertamanya sekolah, he's favorite, spagetti! Senyum dari bibirnya langsung menyeruak dan I saw sparks in his eyes. Saya melihat semangat dan dia pun mulai berinteraksi dengan teman sebelahnya memamerkan bekalnya. Lucuuu liatnya, never thought that simple dish can makes him so happy. Saya mulai terharu melihat Aa dan sudah mandiri, menyiapkan makan dan makan sendiri. Membersihkan yang berantakan dimejanya dan buang ke tempat sampah tanpa diminta. Hebat betul ya Aa, sudah jadi kaka TK sih sekarang, jadi sudah lebih mandiri ya A. 









Mudah-mudahan Kenza bisa selalu menjadi anak yang sholeh, berbakti kepada orang tua dan selalu ingat Allah disetiap apapun yang akan Kenza lakukan. Kisah hari pertama TK ini Amam post agar suatu saat ketika Kenza sudah besar, Kenza bisa baca dan lihat fotonya. And make this memory memorable.. spagetti on your first day as kindergarten kiddo yaa A.. 

Oiya, tips untuk hari pertama sekolah: 
1. Jaga mood anak agar tetap baik sejak bangun tidur sampai berangkat sekolah
2. Tanya padanya mau dibawakan bekal apa, agar dia excited dan merasa involve dihari pertamanya
3. Datang lebih awal ke sekolah, agar anak dapat beradaptasi dan eksplor suasana/ lingkungan sekolah
4. Support apapun yang si anak lakukan, and give credit to every little things that they did

Wednesday, June 29, 2016

Kids Activity: Membuat Playdough

Assalamualaikum,

Pasti saya bukan satu-satunya Ibu yang hampir tiap minggu membelikan anak-anak mainan play dough kaann? Udah gitu, cuma selang beberapa jam setelah dibelikan, itu play dough sudah terpencar dimana-mana atau warnanya udah jadi marble alias campur aduk gak jelas. Giliran mau dimainin lagi, play dough nya ntah itu sudah keras atau sudah kebuang kemana gak tau. Kalau ada yang senasib, yessss I'm not aloneeee.. Saking senengnya anak-anak mainan Play Dough, akhirnya saya dan apapnya memutuskan untuk ajak Aa dan Nafla membuat sendiri play dough dengan panduan dari video di Youtube. Dan karena ingin berbagi dengan teman-teman lainnya, Aa pun mau membuat video tutorial ceritanya.. jadi, inilah video Aa dan Nafla ketika membuat play dough bersama..

Friday, January 15, 2016

Gondongan (Mumps) Pada Anak

Assalamualaikum, 

Sudah hampir 2 minggu Kenza tidak masuk sekolah, Kenza sedang sakit. Awalnya, saya agak bingung dengan symptoms penyakit Kenza ini. Karena symptoms nya sendiri terbilang lama, panjang dan up and down. Jadi diawali dengan suhu badan yang tiba-tiba agak tinggi, Kenza demam kurang lebih 38 delcel. Anehnya, dia masih terlihat ceria dan aktif saja. Tidak ada tanda-tanda lemas atau pusing dan tetap main seperti biasa. Kami pun berangkat liburan 2 hari setelahnya, dan Kenza kondisinya masih baik. Walaupun memang suhu tubuhnya agak demam, tapi saya terus memberinya minum yang banyak serta paracetamol untuk menurunkan suhu tubuhnya. Selama liburan pun gak ada tanda-tanda sakit yang mengkhawatirkan. Hanya saja memang Kenza kadang terlihat lesu dan kurang napsu makan. Saya pikir ya karena kecapean dan perlu istirahat saja yang cukup. Sesudah istirahat, kondisinya normal kembali, aktif dan ceria seperti biasa. Begitu terus sampai kurang lebih seminggu.





Nah, pas hari minggu pagi, ini hari ke 3 setelah kami pulang liburan. Saya agak kaget ketika melihat Kenza dari belakang, koq sepertinya bagian lehernya agak bengkak ya. Tepatnya dibawah telinga kearah leher, dan bengkaknya ada di kanan kiri. Saya yang dari awal Kenza demam masih agak bertanya-tanya, ketika melihat bengkak itu pun mulai agak mendapat pencerahan. Sepertinya ini gondongan, pikir saya. Karena saya dan suami pun sudah pernah terjangkit virus ini, jadi kurang lebih tahu gejalanya. Tapi yang namanya Ibu, tetap saja tidak bisa tinggal diam dan terus bertanya-tanya, apa benar ini gondongan. I need second or maybe third, fourth opinion. Lalu karena saat itu hari Minggu dan dokter langganan juga tidak praktek, jadi harus sabar-sabar sampai esok hari supaya bisa membawa Kenza ke dokter. Sementara itu, saya googling-googling saja sendiri untuk mengetahui lebih jauh mengenai penyakit gondongan pada anak ini. 

Penyakit gondongan pada anak merupakan suatu penyakit menular. Penyakit ini ditularkan oleh virus Paramyxovirus yang menyerang kelenjar yang terletak dia antara rahang dan telinga. Infeksi yang disebabkan oleh virus ini menyebabkan pipi bagian bawah dan leher bagian atas membengkak. (sumber: disini)
Kebanyakan anak bahkan tidak menunjukkan gejala sama sekali. Gejala awal umumnya deman tinggi disertai sakit kepala, nyeri pada rahang belakang, nyeri otot serta tidak ada nafsu makan. Rahang belakang pun seringkali terasa kaku sehingga anak sulit membuka mulutnya. Gejala awal ini diikuti dengan gejala lanjutan berupa pembengkakan di bawah telinga.
Semakin banyak googling, saya pun semakin tenang karena mbah Google menyediakan berbagai artikel tentang sakit gondongan ini termasuk gejala, penyebab, cara penyembuhan dan pencegahannya. Keesokan harinya saya pun membawa Kenza ke dokter, alhamdulillah Kenza kooperatif. Biasanya denger kata dokter saja sudah berkaca kaca matanya, tapi kali ini dia nurut dan mau diajak ke dokter. Well, emang saya iming imingi donat sih, hahaha.. (mureee). 

Ketika konsultasi dengan dokter dan saya menceritakan kronologis dari awal demam, lesu, kurang napsu makan hingga akhirnya ada pembengkakan dibawah telinga. Dokter pun sepakat dengan hasil analisa saya bahwa Kenza terkena gondongan atau mumps. Kalau saya rekap hasil analisa saya melalui Google dan penjelasan dokter, berikut ini rangkuman mengenai penyakit gondongan ini. 

Gejala
Demam selama 1-2 hari, disertai dengan menggigil. Baru ingat bahwa Kenza memang saat demam itu, dia minta diselimuti terus dan selalu merasa kedinginan. Padahal biasanya dia kuat banget sama dingin. Selain itu, ada juga anak yang perasakan pusing dan rahangnya sakit, otot nyeri-nyeri, rewel dan kurang enak badan. Nah symptom ini yang tidak ada pada Kenza, karena anaknya tetap aktif dan biasa saja. Gejala lainnya, anak jadi tidak napsu makan dan agak sulit membuka mulut. Ini Kenza banget waktu kemarin sakit, susah disuruh buka mulut untuk minum obat. Mungkin ia ngerasa sakit, tapi gk bilang. 

Penyebab
Gondongan ini disebabkan oleh virus yang ditularkan melalui air liur atau air seni. Saya juga gak tahu deh bagaimana Kenza bisa terlular dan dimana. Ya namanya penyakit kan ya, sudah takdir Allah. Mau itu namanya ditularkan atau apapun itu, memang sudah Allah menggariskannya begitu kan. Jadi saya gak ambil pusing dimana Kenza tertular dan bagaimana. Fokusnya hanya penyembuhannya saja. Dibeberapa sumber Google pun penyebutkan bahwa kekurangan zai iodium juga bisa menjadi salah satu penyebabnya. 

Cara Penyembuhan
Karena pada dasarnya gondongan ini disebabkan oleh virus, jadi ini termasuk salah satu penyakit yang sembuh dengan sendirinya walaupun tanpa obat. Perkuat saja antibodi anak dengan makanan bergizi, dokter pun menyarankan untuk memberi vitamin peningkat daya tahan tubuh seperti imunos, imboost, dll yang sejenis, juga paracetamol apabila masih demam. Dokter juga bilang bahwa gondongan itu pembengkakan di kelenjar air liur, jadi kalau mau bengkaknya cepat kempes harus banyak mengunyah, makanya dokter bilang agar Kenza boleh banyak makan permen karet, hahaha.. seneng deh Kenza. 

Pencegahan
Untuk mencegah gondongan,  bisa dengan melakukan vaksinasi MMR. MMR salah satunya untuk mencegah virus mumps. 

Masa inkubasi penyakit gondongan kurang lebih 2 minggu. Bengkaknya juga kempesnya agak lama, Kenza sudah seminggu tapi bengkaknya belum hilang juga, tapi sudah mengempis. Oh iya, pengobatan Kenza juga dibantu menggunakan Young Living Oil yang Lavender. Saya mendapat rekomendasi dari teman bahwa oil lavender ini bisa mengempiskan bengkak gondongan, dan alhamdulillah terbukti mengempis pakai minyak ini. Selama masa penyembuhan, ya terpaksa Kenza harus banyak istirahat di rumah, tidak ke sekolah walaupun dia udah kangen sekolah dan teman-temannya, tidak ke mal, jadi main aja deh dirumah. Nah PR nya adalah menjaga Nafla supaya jangan sampai ketularan. Tapi dari beberapa sumber bilang bahwa anak dibawa 2 tahun jarang yang terkena gondongan karena antibodinya masih bagus, wallahu alam.. aamiin aamiin yra. Doakan Kenza lekas pulih 100% ya tante-tante.

Monday, October 26, 2015

BedaAnakBedaPintar: Bermain Bola

Assalamualaikum, 

Masih episod dari #BedaAnakBedaPintar lanjutan dari tulisan saya sebelumnya mengenai 8 jenis kepintaran anak dan cara menstimulasinya, disini. Saya cerita bahwa Kenza selama ini cenderung menjadi anak yang kritis, serius dan lebih cenderung menyukai kegiatan detail didalam ruangan. Seperti menyusun lego, painting, bermain play doh, dan lain-lain. Berhubung Apapnya senang sekali bermain bola dan saya merasa kayanya saya agak kurang gerak, jadi pengen banget memberi stimulus berdeda untuk Aa Kenza. Yaitu dengan memberinya kesempatan bermain bola diluar rumah. Sebenarnya Kenza anak yang gak mau diem juga sih, kalau dirumah atau di mal (iya mal, dia anak mal..hehe) maunya lari lari terus. 

Dan akhirnya hari ini berhasil mengabadikan moment Kenza dan teman-temannya sedang bermain bola di taman komplek rumah kami. Saya akui, saya adalah ibu-ibu yang agak jarang keluar rumah, tapi berhubung Kenza bilang dia mau main bola dengan teman-temannya dan mau Amam nonton, jadi Amam kumpulkan segenap tenaga dan upaya untuk bangun dari tempat tidur dan menuju taman untuk lihat Kenza beraksi. 

Thursday, August 13, 2015

Minggu Pertama Kenza di Sekolah


Assalamualaikum, 

Sudah 2 minggu belakangan ini saya punya rutinitas baru. Rutinitas menjadi ibu seorang anak playgroup! hehe.. Seru seru gimanaaaa gitu.. Karena diawal Kenza masuk sekolah saya belum dapat pengganti asisten rumah tangga, jadi lumayan riweuh lah. Pagi dimulai dengan menyiapkan sarapan anak-anak dan Apapnya. Anak-anak sih biasanya makannya sop-sop an aja kalau pagi-pagi, ya sop jagung, sop ayam, sayur bayam dan lain-lain. Nah PR tambahannya adalah saya harus menyiapkan bekalnya Aa (Kenza). Pas hari pertama masuk, maklum ya masih newbie. Saya membawakan Kenza nasi pakai telor dadar dan udang goreng. Nah, ketika meal time. Teman-temannya yang lain cuma bawa finger snack aja, pokonya makanan yang mereka bisa makan sendiri. Misalnya sereal, sosis, tahu goreng, roti, pokonya yang simpel. Kenza berhubung makanannya nasi lengkap dengan lauk pauk, jadi agak kesulitan deh makannya. Maaf ya Kenza, Amam belum pengalaman. Hehehe.. 

Di minggu pertama masuk sekolah, Kenza masih saya temani sampai didalam kelas. Itu saja dia masih agak sungkan untuk bermain dengan teman-temannya dan memilih untuk terus nempel sama saya. Peraturan dari sekolah menyarankan bahwa anak playgroup hanya diperbolehkan untuk ditemani maksimal 2 minggu pertama, sisanya harus ditinggal agar lebih mandiri. Menginjak minggu kedua, saya mulai tega deh ninggalin dia di kelas hanya dengan guru dan teman-temannya saja. Saya ibaratnya sudah "dudidudidamdam dudidudidam.." dan yakin kalau Kenza sudah bisa lah ditinggal. Kata gurunya kalau mau ninggalin jangan setengah-setengah, maksudnya jangan ngintip-ngintip melalui jendela atau malah standby didepan kelas. Tunggu saja di kantin atau di mobil. Kenza masuk pukul 08.00 sampai 09.45, bolak balik saya lihat jam sembari harap-harap cemas dan berharap jam berputar lebih cepat (lah malah emaknya yang gelisah). 5 menit sebelum jam keluar kelas, saya sudah standby didepan pintu kelas sambil sesekali nguping kira-kira ada suara anak saya tertawa atau aktif bertanya ke guru gak ya. Ternyata yang saya dengar, "Mau ke Amam ajaaaaaa.. Aa mau pulaaaaaang.." diiringi tangisan. Hmmm ok itu suara anak Amam, bahahaha.. Rusak deh angan-angan mendengar celoteh anak yang senang bertanya ke bu guru. Lalu terdengar kunci pintu kelas dibuka (iya ibu ibu, pintu kelasnya dikunci sama bu guru, mungkin ada anak yang berusaha kabur keluar kelas.. jangan-jangan anak eike, hahaha). Pas pintu terbuka, wiiihhhh anak saya sudah berdiri paling depan sambil cirambai (air mata berderai). Sambil sesenggukan ia pun minta gendong dan bilang, "Aa ngantuk Maaamm..". Ohhh ternyata ngantuk.. ya sambil bicara dan bujuk pelan-pelan kalau di sekolah harus main sama teman-teman, nurut sama bu guru dan gak perlu nyariin Amam karena Amam ada diluar nungguin Aa sampai selesai sekolah. 

Well buibu, kira-kira begitu lah keseharian saya belakangan ini. Yang awalnya bingung dan kepikiran gimana caranya supaya Kenza bisa mandiri dan gak nangis lagi kalau ditinggal disekolah, sampai yang akhirnya berfikir bahwa ini proses alami, normal koq dan saya pun belajar memaklumi. Tapi jangan sampai progress ini dibawa mundur lagi dengan cara kita mengalah dan menuruti untuk menemani dia dikelas. Kenza lagi beradaptasi, Kenza sedang mengamati dan mau bersosialisasi. Dengan bu guru, dengan teman-teman. Cukup lah intervensi Amam diawal-awal saja, selanjutnya biar Kenza menyesuaikan diri dan bu guru saja yang mengatasi, hehe. Ada saja koq cerita dari orang tua murid SD yang bilang kalau, "dulu anak saya lebih parah Mba, sampe guling guling gak mau masuk kelas.. jerit jeriiitt kaya apaan tau.." tapi sekarang anaknya asik banget lari-larian sama temannya, malah kaya ketua gengnya, hahaha.. Jadi menurut saya ya ini proses, proses Kenza mengenal lingkungan baru dan rutinitas baru. Mudah-mudahan gak lama lagi Kenza sudah mulai terbiasa dan semakin baik dalam bersosialisasi dengan teman seumur dan guru-gurunya.