Showing posts with label parenting. Show all posts
Showing posts with label parenting. Show all posts

Saturday, September 9, 2017

Tanda Bahaya Kecakapan Anak

Assalamualaikum,

Sudah kewajiban kita sebagai orang tua untuk terus mengawasi dan membimbing tumbuh kembang anak-anak. Dan sudah merupakan tanggung jawab kita juga untuk terus memberikan stimulasi demi tumbuh kembang si Kecil. Jenis stimulasi yang dapat kita berikan antara lain meliputi stimulasi Akal, Sosial dan Fisik. Mari kita bahas satu persatu.

Stimulasi Akal dapat kita lakukan dengan memberikan kegiatan yang mempu merangsang daya kerja otak si Kecil. Contohnya memberikan mainan yang mengasah kreatifitas berfikir, menganalisa dan problem solving seperti puzzle, Lego, permainan balok dan lain-lain. Dengan begitu, si Kecil dapat terbiasa menghadapi masalah dan mampu mengatasinya sendiri. Selain itu daya imajinasi dan kreatifitasnya juga terasah dengan permaianan seperti ini. Kenza paling suka deh kalau sudah diberi stimulasi akal, dia senang sekali main Lego dan menggambar. Dan untuk mendukung kesenangannya itu, baru baru ini saya daftarkan les robotik. Tentunya dengan tingkat belajar yang sesuai dengan usia Kenza sekarang ya. Saya juga gak mau kalau Kenza nantinya terbebani, dan alhamdulillah Kenza enjoy banget ikut les ini, saya nya pun ikut senang.

Stimulasi Sosial dapat kita lakukan dengan memberikan kegiatan yang mendorong si Kecil untuk bekerja sama dalam kelompok. Atau as simple as bermain bersama sepupu-sepupunya atau teman-teman sepermainanya. Tidak sedikit kan ya anak yang gak mau mainannya dipinjam teman atau sekedar share Lego yang lagi dia mainkan ke temannya. Well, termasuk anak saya juga sih.. heuhehe.. Padahal bermain bersama, sangat sangat bisa merangsang si Kecil untuk berlatih bersosialisasi, berinteraksi, memimpin, mendengarkan orang lain, toleransi dan lain sebagainya. Rangsangan ini agaknya penting untuk anak-anak agar mereka dapat belajar menghargai orang lain. Kalau saya, biasanya mengajak anak-anak untuk playdate bersama teman-teman sekolahnya atau mengundang sepupu/ temannya untuk main dirumah. Dengan begitu, Kenza dan Nafla bisa belajar berbagi mainan dengan orang lain, dan bermain bersama.

Nah yang ketiga adalah Stimulasi Fisik, which sebenarnya gak harus di stimulasi khusus juga anak-anak sudah terstimulasi dengan sendirinya. Anak-anak senang sekali bergerak, ya melompat, berlari, main lempar tangkap. Nah kurang lebih stimulasi yang seperti itu lah yang harus kita berikan pada anak-anak untuk merangsang tumbuh kembang motoriknya.

Hari Minggu yang lalu, saya dan suami datang ke seminar Smart Parenting Workshop yagn diadakan oleh ParentingClub.co.id bertajuk "Kenali Perilaku Anak Di Usia Pra Sekolah". Pas banget judulnya dengan yang aku hadapi setiap harinya, 2 anak di usia pra sekolah yaitu 3-6 tahun. Yang menarik, di seminar tersebut disampaikan juga nih soal stimulasi-stimulasi yang saya sebutkan diatas, Akal, Sosial dan Fisik. Selain bentuk stimulasi yang diberikan, disampaikan juga mengenai Tanda Bahaya dari setiap kecakapan.

Saturday, June 3, 2017

Ramadhan Dancow FortiGro: Siap Puasa Pertama

Assalamualaikum, 

Marhaban yaa Ramadhan, bulan yang selalu dinantikan akhirnya datang juga. Ramadhan kali ini terasa berbeda, kenapa berbeda? Pertama, in sya Allah makin kesini saya makin sadar bahwa sebagai hamba, saya harus terus meningkatkan kualitas keimanan dan ketaqwaan saya kepada Allah SWT. Kedua, alhamdulillah dirumah ada si mbak yang pinter masak jadi saya bisa lebih santai di jam menjelang buka puasa dan sahur. Ketiga, Kenza in syaa Allah tahun ini menginjak usia 5 tahun, makin besar, makin pintar dan juga makin banyak PR saya untuk lebih mengenalkan Kenza kepada Allah dan agama Islam. Bulan Ramadhan ini saya rasa waktu yang tepat untuk mulai mengenalkan Kenza pada puasa. Alhamdulillah, beberapa minggu lalu tepatnya sebelum puasa, saya dan Kenza diundang oleh Dancow FortiGro ke acara gathering menjelang Ramadhan bertajuk "Puasa Pertama? Aku Siap!". 

Saturday, March 25, 2017

Kejutan dari Alfamart

Assalamualaikum,

Menyambung artikel sebelumnya tentang parenting, ada beberapa tipe bahasa cinta untuk anak-anak. Antara lain ada Afirmasi, Waktu Berkualitas, Sentuhan, Apresiasi, dan Bantuan. Nah, setelah saya pikir-pikir, saya tuh tipe orang tua yang banyak menggunakan bahasa cinta berupa Afirmasi yaitu menggunakan kata-kata yang memotivasi dan mendukung dan Apresiasi yaitu dengan memberikan reward kalau anak-anak melakukan sesuatu yang berprestasi. Sekarang mau bahas lebih dalam perkara reward nih, reward itu gak perlu mahal, dan gak perlu yang grande.. cukup sesuatu yang mereka senangi. Kalau Kenza dan Nafla, lumayan mure koq.. diiming imingi jajan di Alfa juga udah seneng mereka mah.. nahh makanya, Alfamart tuh udah familiar banget dikuping anak-anak juga Amam. 

Thursday, May 5, 2016

One Step Ahead Mum, Menyiapkan Kesuksesan Anak di Masa Depan

Assalamualaikum,

Menjadi seorang ibu merupakan never ending task and learning process, setuju? Semenjak menjadi ibu dari dua anak yang sungguh adorable and amazing, setiap hari kaya dapat pelajaran dan pengalaman baru yang bisa menjadi either penyemangat atau malah kadang bikin drop. Tapi alhamdulillah, orang yang paling bahagia adalah orang yang selalu bersyukur. Ketika Allah sudah mempercayakan saya untuk menjadi orang tua, artinya Allah sudah mempercayakan saya untuk menjadi baby sitter-Nya dalam menjaga titipan-Nya. Setuju kan kalau memang kita sebagai ibu/ orang tua tuh sebenarnya jadi baby sitternya Allah, kita harus menjaga, merawat dan mendidik anak-anak sebaik mungkin.

Dalam mengamban tugas mulia ini, diperlukan kesadaran bahwa kita sebagai seorang ibu haruslah senantiasa berusaha menjadi ibu yang selangkah lebih dulu atau One Step Ahead Mum terutama di jaman dan teknologi yang terus berkembang seperti saat ini. Senada dengan talkshow parenting dari Nutrilon Royal yang saya hadiri beberapa waktu lalu bertajuk One Step Ahead Mum. Menjadi One Step Ahead Mum bukan hanya selalu memberi yang terbaik untuk masa depan anak-anak, namun juga selangkah lebih maju dalam merencanakan keberhasilannya di masa depan: Nutrisi yang tepat sesuai dengan tumbuh kembang anak, mendukungnya menemukan potensi diri, merencanakan pendidikan yang tepat dan persiapan dana yang matang.