Showing posts with label Beauty. Show all posts
Showing posts with label Beauty. Show all posts

Sunday, May 27, 2018

Ristra Cosmetodermatology: Produk Kecantikan Wanita Tropis

Assalamualaikum, 


Pernah gak? ngalamin gak cocok sama produk skincare tertentu? Apa jangan-jangan sering? Saya tuh tipe
yang susah cocok sama produk skincare.. Udah coba skincare Korea, Jepang, Amerika, Eropa.. gak ada
yang cocok.. padahal harganya gak murah juga.. well awal beli karena baca review sama di rekomendasiin
sama teman atau beauty influencer.. Trus denger review bagus langsung deh beli gak pake mikir bakal
cocok apa ngga sama kulit saya, dan ternyata bener.. gak cocok.. 

Tuesday, September 27, 2016

Me Time with MoZ5

Assalamualaikum,

Me time, sepenting apa sih me time untuk seorang ibu? Penting banget, ya ngga sih? Kemarin baru baca quotes: "Your kids don't need a perfect mother, they need happy mother" it is true banget.. gimana ngga, happy moms creates happy kids begitu pun sebaliknya. Now, kenapa sih seorang ibh butuh me time? Kenapa coba? Ya biar gak rungsing, kalo kata sahabat saya biar gak tantrum. Iya emang kadang ibu-ibu suka tantrum kalau udah kelamaan gak me time. Bentuk me time sendiri beda-beda di tiap individu. Ada yang me time nya bener-bener pengen sendirian aja sambil nyetir dan mendengarkan musik, ada yang me time nya hangout sama teman-teman, ada yang me time nya datang ke kajian, ada yang ke salon. Nah untuk saya, semua itu bisa jadi me time saya sih, semuanya fungsinya buat "ngecharge" diri kita supaya lebih baik lagi pas sampai dirumah, lebih baik dan lebih happy.


Nah, alhamdulillah hari Jumat yang lalu Arninta mengajak saya untuk gabung diacara Me Time with Salon Moz5. Siapa sih yang gak tahu salon ini? Salon khusus muslimah yang sudah banyak cabangnya dimana mana. Saya seneng banget pas diajakin ke acara ini mengingat pengen kenalan dengan foundernya dan ingin mendengar kisah suksesnya. Acaranya di salon Moz5 cabang Rawamangun. Memang agak jauh dari rumah saya sih, tapi yaa namanya me time dan silaturahim kan, jabanin dehh..
Alhamdulillah benar saja, saya berkesempatan berkenalan dengan Mba Yulia, founder dan owner salon MoZ5. Mendengar kisah suksesnya benar-benar menginspirasi saya. Mba Yulia tipe pengusaha yang tidak ngoyo dan selalu ingat kodratnya sebagai istri dan ibu. Alasan utama mengapa mba Yulia berbisnis dan berhenri kerja pun karena ingin menghabiskan waktu lebih banyak bersama keluarga. Makanya ketika beliau memulai bisnis dan ternyata beliau merasa bisnis malah lebih menyita waktunya bersama keluarga, beliau menyadari bahwa ada sesuatu yang salah dengan itu. Beliau pun membenahi bisnisnya agar dapat sesuai dengan keinginan awalnya. Walaupun dengan konsekuensi bahwa bisnisnya tidak bisa melesat cepat seperti teman-temannya di komunitas bisnisnya. Namun ia pun ikhlas karena tujuan ia berbisnis bukan untuk profit semata. Berbisnis untuk waktu yang lebih banyak untuk keluarga dan ingin agar dapat lebih bermanfaat untuk lingkungan sekitar. 
Kata-kata yang saya sangat ingat dari mba Yulia adalah beliau mengatakan bahwa ketika bisnis sedang naik, janganlah kita takabur dengan mengatakan bahwa itu semua karena kerja keras kita. Melainkan karena ketetapan Allah yang sedang sesuai dengan keinginan kita, begitu pun sebaliknya. 

Sampai saat ini, salon MoZ5 sudah memiliki kurang lebih 30 cabang diseluruh Indonesia, semua dengan visi misi serta standar yang sama. Apa ya yang membedakan salon MoZ5 dengan salon sejenis lainnya? Ternyata di salon MoZ5 selalu membiasakan untuk mengawali treatment dengan Basmallah dan mengakhirinya dengan Hamdallah. Selain itu, produk-produk yang digunakan di salon inj sudah terjamin kehalalan dan kualitasnya. Hal lain adalah salon MoZ5 hanya melayani perawatan yang sesuai syariat dan tidak berdampak buruk untuk kesehatan. Jadi, jangan tanya pricelist sulam alis atau waxing disini yaa.. Oh iya, Mba Yulia juga mulai mengembangkan bisnisnya dengan membuat brand baru untuk MoZ5 yaitu deMoZ5. Untuk SOP nya sih tidak banyak berbeda dengan MoZ5, hanya saja perbedaan paling menarik adalah deMoZ5 ini disainnya lebih chic, feminim dan instagramable banget deh, kaya yang di Rawamangun ini. Harganya pun berbeda 20% lebih mahal karena produk yang digunakan dan operasional yang berbeda. 

Setelah sharing session with mba Yulia, dilanjutkan me time nya nih, saya dan teman-teman dipersilahkan untuk memilih treatment apa diinginkan. Saya memilih manicure karena udah lama bangettt gak manicure dan memang tergolong jarang sih karena saya penggigit kuku. Therapist mengucap basmallah sebelum memulai perawatan. Diawali dengan massage tangan baru deh manicurenya. Semua dilakukan berbarengan dengan teman-teman lainnya. Jadi sambil nyalon, kita juga sambil ngobrol bareng-bareng. Seru banget lah pokonya, apalagi nyalonnya bareng teman-teman kesayangan  yang memang inner circle.. hahaha.. so we talk almost about everything! 
Terima kasih Mba Yulia yang sudah membagikan inspirasi untuk kita semua, terima kasih juga sudah mengundang kami sehingga bisa me time bareng-bareng. It such a pleasure for us mommies. Sesampainya dirumah, disambut anak-anak yang udah standby nunggu Amamnya dan belum mau bobo kalau gak sama Amam. There's always "us time" after "me time", with happier me. 

Wednesday, June 22, 2016

My New Role as Suci Utami Beauty

Assalamualaikum,

Mau cerita sedikit tentang "pekerjaan" baru saya sebagai seorang makeup artist. Well sebenarnya agak berat sih kalau dibilang makeup artist karena saya belajar makeupnya masih otodidak dan belum punya sertifikasi apapun. Actually i'd prefer myself as a makeup enthusiast rather than makeup artist. Karena semua ini berawal dari hobi saya belanja makeup dan mengaplikasikan makeup ke muka saya sendiri, belajar dari Youtube dan sekarang instagram. Rasa penasaran dan ingin mengasah kemampuan merias yang akhirnya membawa saya menjajal profesi baru ini.

Sebenarnya keinginan menjadi seorang perias itu udah lamaaa banget terpendam dalam dada ini. Ingat pas saya nikah di tahun 2010, enak banget kayanya ngeliat perias saya dan bisnis keluarganya di bidang rias pengantin milik ibunya. Sampai-sampai waktu itu ibu saya bilang, "teh, kayanya nanti kalo momoth pensiun pengen deh punya tempat rias dan sewa baju pengantin begini". Waktu itu sih belum suka makeup karena baru lulus kuliah dan belum ngerti makeup sama sekali. Tapi udah suka nonton video-video makeup tutorial di youtube sih, dulu motifnya untuk cari referensi makeup pengantin yang bagus.


Nah kira-kira dibulan Maret 2016 akhirnya saya memutuskan untuk step up dan mulai berani "buka" jasa makeup. Waktu itu, pelanggan pertama saya ya sahabat saya sendiri si Bundo. Kebetulan waktu itu dia mau ada photoshoot untuk brandnya, Misla dan saya menawarkan jasa saya untuk makeup-in dia. Alhamdulillah Bundo mau, ya mau lah ya Bundo.. sebagai sahabat kan harus suportif. Akhirnya berbekal pengalaman minim dan semaleman belajar di Youtube, tibalah hari itu dimana saya harus merias muka orang lain dan bukan muka saya sendiri. Dari malamnya sudah nervous dan banyak tanya-tanya sama suhu Kara karena dia sudah lebih berpengalaman dalam rias merias orang. Tips dari Kara, sebelum makeup-in orang kepoin dulu aja akun socmednya, lihat foto close up atau selfienya. Mana yang harus dikoreksi, matanya harus diapain dan lain sebagainya. Jadi deh tuh semaleman kepoin IG nya Bundo, jadi pas nanti temu muka gak kaget kaget banget gitu. hahaha..

Emang pada dasarnya kan si Bundo ini mantan model ya.. (ya kan bundo?) jadi mukanya tuh enak dilukisnya. Ibarat kanvas, kaya kanvas kosong.. alisnya tipis tapi berbentuk, matanya cekung, kulitnya bagus, hidungnya juga tinggal shading dikit (dikiittt banget) jadi termasuk gampang makeup-innya. Karena baru pertama banget, jadi kadang suka panik, gugup dan ada step yang ke skip. But overall, suka sih sama hasil makeup saya untuk Bundo yang mana sampai sekarang masih memegang rekor likes terbanyak di akun Instagram @suciutami.beauty





Dan inilah hasil makeup pertama saya.. I know masih banyak yang harus diperbaiki disana sini, thats why saya sampai sekarang masih belajar juga dan terus mengasah skill makeup saya. Alhamdulillah sih sampai sekarang sudah banyak klien yang saya rias and I'm so happy for that. Untuk melihat portfolio hasil makeup saya, bisa dilihat di instagram @suciutami.beauty ya dan untuk pricelist bisa email suciutami.beauty@gmail.com

Saturday, January 16, 2016

Perawatan Wajah: BAMED Skin Care

Assalamualaikum, 

Memasuki usia yang hampir 30 ini, iya... hampir 30.. hiks.. boleh dibilang tahun ini in syaa Allah terakhir kalinya usia saya berkepala 2, eman emaaann.. haha.. Iya memasuki usia ini, somehow saya makin concern sama kulit khususnya kulit wajah. Hampir 20 tahunan saya gak pernah merawat wajah, tapiii Ibu saya selalu wanti-wanti tiap keluar rumah agar mamakai sunscreen. Kata Ibu, "sayang kan kulitnya kalau kena matahari langsung, nanti hitam-hitam dan susah dihilangkan" that's why sejak SMA saya selalu memakai sunscreen kalau keluar rumah. 

Nah, sudah beberapa bulan ini saya bergaul dengan ibu-ibu pecinta skincare, well antara bahagia dan duka sih kenal sama mereka ini. Bahagia soalnya jadi banyak dapat insight soal merawat wajah dan dikasi banyak rekomendasi produk skincare yang kece-kece. Dukanya karena tiap bulan jadi adaaa aja yang dibeli karena kena racun mereka, hahaha. Nah, salah satu biang racun di grup kami yaitu si ibu disainer hits Restu Anggraini (Etu) kasih rekomendasi tempat perawatan wajah di daerah Dharmawangsa, namanya Bamed Skin Care. Di Bamed terdapat beberapa jenis perawatan yang bisa disesuaikan dengan jenis kulit wajah kita, dan perawatannya pun atas rekomendasi dokter yang memang bertugas disana. Jadilah saya lagi-lagi kena racun berbisa itu, dan langsung daftar ke Bamed. Mengingat kondisi wajah saya tuh kering dan agak kusam, lalu udah coba beberapa merk skincare belum juga membantu melembabkan wajah saya secara signifikan. Itu juga alasan kenapa saya langsung mau coba konsultasi dan melakukan perawatan di Bamed.